Bab-24 : Penggunaan Kata "Hodo" Sebagai Kata Pseudo (Kata Semu). (Semakin …, semakin …) (lebih …, lebih …). Contoh : Semakin dipikir semakin rumit. Lebih cepat lebih baik.

Kizuna Bali
Kizuna Bali
Kizuna Bali

Pola Bab-24

POLA Bab-24a : ... KK.Ben-Eba + KK.Ben-Mus + Hodo + Penilaian + desu. = ... Semakin KK, semakin penilaian.


POLA Bab-24b : ... Ksi ( i akhir hilang) + kereba + Ksi + hodo + Penilaian + desu. = ... Semakin Ksi, semakin Penilaian.


POLA Bab-24c : ...Ksna + nara + Ksna + na + Hodo + Penilaian desu. = ...Semakin Ksna, semakin penilaian.


KETERANGAN :

(KK : Kata Kerja), (KB : Kata Benda), (KSi : kata sifat i), (KSna : kata sifat na).

KK diulang 2x dalam perubahan bentuk yang berbeda yaitu bentuk-eba dan bentuk-mus.

Dibutuhkan pemahaman tentang mana kata sifat i dan mana kata sifat na.

Tiga hal penting yang perlu kita kuasai untuk menggunakan pola di atas, yaitu : 1. Susunan pola kalimat lengkap, 2. Perubahan kata kerja menjadi bentuk-mus (bentuk kamus), 3. Perubahan kata kerja menjadi bentuk-eba.


1. Kuasai cara menyusun kalimat lengkap secara berurutan. Selanjutnya akan saya singkat : SPKL (Susunan Pola Kalimat Lengkap). Di bawah ini adalah SPKL yang menyatakan aktifitas yang akan dilalukan dengan kata penghubung "DI, KE, DARI". Penjelasannya berupa tabel di bawah ini :


Kizuna Bali

Keterangan :

* Subjek (S) dalam Bahasa Jepang bisa berupa pelaku aktifitas itu sendiri atau bisa juga topik yang sedang di bahas.


* Umumnya Keterangan Waktu (KW) tidak menggunakan partikel setelah penyebutan keterangan waktu tersebut, KECUALI kalau keterangan waktu nya berupa jam maka akan memerlukan partikel "ni".


* Tempat akan membutuhkan partikel "de" bila : Aktifitas dilakukan di area luas.


* Tempat akan membutuhkan partikel "ni" bila : Aktifitas dilakukan di area sempit. Selain itu kata kerja-kata kerja berikut ini harus menggunakan partikel "ni" yaitu : tsuku = tiba, yoru = singgah, kaeru = pulang.


* Tempat akan membutuhkan partikel "wo" bila : Aktifitas berupa gerak yang memiliki arah seperti : wataru = menyeberang, tobu = terbang dan lain sejenisnya.


* Cara mencari Objek (O) dalam sebuah kalimat. Misal : Saya akan makan mie di restoran. Maka cari dulu kata kerja nya (yg paling gampang). Dalam kalimat tadi kata kerja nya adalah : makan. Apa yang di makan? Jawab : mie. Maka mie itulah objeknya. Yang nantinya akan di ikuti dengan partikel "wo".


* Bila dalam susunan kalimat (a s/d h pada tabel di atas kiri) atau (a s/d g pada tabel di atas kanan) di atas ada yang tidak di sebutkan dalam kalimat, maka lompati saja langkah tersebut. Misal Keterangan Waktu nya (KW) nya tidak di sebutkan maka setelah langkah a langsung dilanjutkan dengan langkah c.


* Tabel SPKL di atas akan berlaku untuk semua bab berikutnya. Hanya saja nanti akan selalu terjadi perubahan kata kerja nya (atau predikatnya) sesuai dengan gramar pada bab berikutnya.


~~~


2. Kata kerja ben-mus (bentuk kamus). Adalah kata kerja yang tertera di dalam kamus. Sering di sebut bentuk awal kata kerja. Dapat dilihat pada tabel di bawah ini pada kolom "MUS".


Kizuna Bali


~~~


3. Cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus ke bentuk-eba. Di bawah ini adalah gambar tentang cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus (bentuk awal) menjadi bentuk-eba : (klik gambar untuk sedikit memperbesar).


Kizuna Bali


~~~


Penjelasan dlm bentuk video :

Maaf, video belum tersedia.




Kizuna Bali
KEYWORD : @semakin @lebih
Kizuna Bali
Kizuna Bali
Jumlah pengunjung sejak 17 February 2021 :