Pola Bab-20
POLA Bab-20a : ... KK.Ben-ta + ra. = jika telah KK … (jika hal 1 telah selesai baru bisa lakukan hal 2)
POLA Bab-20b : ... KK.Ben-eba. = ... jika KK … (pengandaiannya bergantung dgn kemungkinan lain)
POLA Bab-20c : ... KK.Ben-mus + to = ... jika KK .... (pengandaian yang hampir pasti akan terjadi)
POLA Bab-20d : ... KK / KB + nara = ... jika KK / KB … (pengandaian yg bersifat saran)
POLA Bab-20e : ... KK.Ben-nai (i akhir ganti katara) = ... jika telah tidak KK ....
POLA Bab-20f : ... KB datara = ... jika KB ....
POLA Bab-20g : ... KSi (i akhir ganti katara) = ... jika KSi
POLA Bab-20h : ... KSna nara = ... jika KSna.
KETERANGAN : (KK : Kata Kerja), (KB : Kata Benda), (KSi : kata sifat i), (KSna : kata sifat na).
Empat hal penting yang perlu kita kuasai untuk menggunakan pola di atas, yaitu : 1. Susunan pola kalimat lengkap, 2. Perubahan kata kerja menjadi bentuk-mus (bentuk kamus), 3. Perubahan kata kerja menjadi bentuk-ta, 4. Perubahan kata kerja menjadi bentuk-eba.
1. Kuasai cara menyusun kalimat lengkap secara berurutan. Selanjutnya akan saya singkat : SPKL (Susunan Pola Kalimat Lengkap). Di bawah ini adalah SPKL yang menyatakan aktifitas yang akan dilalukan dengan kata penghubung "DI, KE, DARI". Penjelasannya berupa tabel di bawah ini :
Keterangan :
* Subjek (S) dalam Bahasa Jepang bisa berupa pelaku aktifitas itu sendiri atau bisa juga topik yang sedang di bahas.
* Umumnya Keterangan Waktu (KW) tidak menggunakan partikel setelah penyebutan keterangan waktu tersebut, KECUALI kalau keterangan waktu nya berupa jam maka akan memerlukan partikel "ni".
* Tempat akan membutuhkan partikel "de" bila : Aktifitas dilakukan di area luas.
* Tempat akan membutuhkan partikel "ni" bila : Aktifitas dilakukan di area sempit. Selain itu kata kerja-kata kerja berikut ini harus menggunakan partikel "ni" yaitu : tsuku = tiba, yoru = singgah, kaeru = pulang.
* Tempat akan membutuhkan partikel "wo" bila : Aktifitas berupa gerak yang memiliki arah seperti : wataru = menyeberang, tobu = terbang dan lain sejenisnya.
* Cara mencari Objek (O) dalam sebuah kalimat. Misal : Saya akan makan mie di restoran. Maka cari dulu kata kerja nya (yg paling gampang). Dalam kalimat tadi kata kerja nya adalah : makan. Apa yang di makan? Jawab : mie. Maka mie itulah objeknya. Yang nantinya akan di ikuti dengan partikel "wo".
* Bila dalam susunan kalimat (a s/d h pada tabel di atas kiri) atau (a s/d g pada tabel di atas kanan) di atas ada yang tidak di sebutkan dalam kalimat, maka lompati saja langkah tersebut. Misal Keterangan Waktu nya (KW) nya tidak di sebutkan maka setelah langkah a langsung dilanjutkan dengan langkah c.
* Tabel SPKL di atas akan berlaku untuk semua bab berikutnya. Hanya saja nanti akan selalu terjadi perubahan kata kerja nya (atau predikatnya) sesuai dengan gramar pada bab berikutnya.
~~~
2. Kata kerja ben-mus (bentuk kamus). Adalah kata kerja yang tertera di dalam kamus. Sering di sebut bentuk awal kata kerja. Dapat dilihat pada tabel di bawah ini pada kolom "MUS".
~~~
3. Cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus ke bentuk-ta. Di bawah ini adalah gambar tentang cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus (bentuk awal) menjadi bentuk-ta : (klik gambar untuk sedikit memperbesar).
~~~
4. Cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus ke bentuk-eba. Di bawah ini adalah gambar tentang cara mengubah kata kerja dari bentuk kamus (bentuk awal) menjadi bentuk-eba : (klik gambar untuk sedikit memperbesar).
Penjelasan dlm bentuk video :
Maaf, video belum tersedia.
KEYWORD : @jika @kalau @bila @seandainya